Jodoh di telapak tangan Cipt. Rahma Bintang Pratama Wahai pengejar... Cukup, hentikan langkahmu saat ini Tak usahlah tanganmu menggapai hati Air matamu... Cukup, hentikan alirannya saat ini Tak usahlah aliran air menggapai pipi Wahai pemuja... Dunia pun tau elok parasmu Kau pikir mataku ini buta Kau ungkapkan rasa Kau pikir hatiku tak peka Derai rambut nan hitam itu Kau pikir aku tidak suka Hatimu ku taruh pada telapak tangan Kutahu kau telah terikat pada seorang lelaki Yang tak lain adalah aku Hei... Langkahmu mahal Hatimu mahal Rambutmu mahal Janganlah kau sia-siakan Mimpimu tak setinggi langit tak jadi masalah Yang terpenting kau berusaha Jauhilah aku... Agar kau mengerti Maafkan aku wahai pemuja Kuingin kau jadi pemuda